7 Film Indonesia 2021: Film Penutup Akhir Tahun
Rekomendasi 7 film Indonesia 2021 ini, tayang di penghujung tahun. Beberapa Rumah Produksi Film ternama di Indonesia akan menayangkan karya film mereka di Bioskop.
Film-film ini memiliki genre komedi romantis, drama thriller, sitcoms, hingga drama laga. Kali ini analisafilm akan memberikan daftar 7 film indonesia 2021. Catat tanggal tayang agar tidak terlewat!
Contents
Pintu Surga Terakhir
Film indonesia 2021 bulan November ini adalah Pintu Surga Terakhir. Film ini merupakan produksi dari Falcon Pictures oleh sutradara Fajar Bustomi. Tayang pada 11 November.
Film Pintu Surga Terakhir mengangkat cerita tentang hubungan antara anak dengan orang tua. Irma (Cut Meyriskan) adalah anak perempuan dari ayahnya (Indro Warkop).
Yusuf (Roger Danuarta) lelaki yang berusaha menaklukan hati Irma.

Indro Warkop mampu menghadirkan karakter yang sangat berbeda dari karakter “Indro Warkop” yang melekat padanya. Dengan menghadirkan acting sebagai seorang ayah yang santai, baik hati, santun, sabar, dan sangat menyayangi putrinya.
Irma memiliki sebagai karakter yang baik, santun, perfeksionis, taat beragama, dan sangat menyayangi ayahnya. Setelah sang ibu wafat, Irma selalu menanamkan dalam hati bahwa ayahnya lah Pintu Surga Terakhir yang ia miliki.
Meskipun banyak laki-laki yang serius untuk menikahi Irma. Ia selalu mengurungkan niatnya untuk lanjut membangun keluarga kecilnya sendiri. Karena ia sangat menyayangi ayahnya dan ingin selalu bersama sang ayah.
Irma adalah wanita karir yang sukses di industri fashion. Kemudian bertemulah dengan Yusuf, sang fotografer. Mereka saling bekerjasama. Yusuf merupakan laki-laki dari masa lalunya yang menghilang tanpa kabar.
Sudah lama Irma pendam cintanya dengan Yusuf. Dengan situasi belum menikah, Ia berusaha untuk meyakinkan Irma dan sang ayah.
Baca juga: 5 Film Thailand Terbaik yang diperankan Mario Maurer
Paranoia
Paranoia adalah produksi dari Miles Films. Riri Riza sebagai sutradara dan akan tayang pada 11 November 2021.
Film Paranoia mengisahkan hubungan keluarga yang rumit antara orang tua yaitu Gion (Lukman Sardi) dengan Dina sang ibu (Nirina Zubir).
Anak perempuan dari Gion dan Dina bernama Laura (Caitlin North-Lewis). Nicholas Saputra ikut ambil peran aktor dalam film ini sebagai Raka.

Konflik yang terjadi pada film ini adalah Dina melarikan diri bersama Laura. Gion memburu Dina karena selain melarikan diri bersama Laura, mereka membawa sebuah barang berharga.
Situasi semakin memanas saat hadirnya Raka. Ia sebagai orang yang takdikenal dan mengambil perhatian Laura. Hal tersebut menyebabkan hubungan antara Dina dan Laura terusik.
Situasi yang semakin mengancam pun menambah ketegangan film ini. Karena antara satu dan yang lainnya menjadi tidak mengetahui, siapa yang dapat mereka percaya.
Losmen Bu Broto
Losmen Bu Broto adalah film bernuansa Jogja. Film ini mampu membangkitkan karakter khas perempuan Jawa. Film Losmen Bu Broto akan tayang pada 18 November 2021.
Paragon Pictures, Fourcoulours Films, dan Ideosource Entertainment berkolaborasi menghadirkan film Losmen Bu Broto.

Pak Broto (Mathias Muchus) merupakan pensiunan PNS. Dengan sang istri, Bu Broto (Maudy Koesnaedi) kemudian mendirikan losmen.
Pak Broto memiliki karakter Sabar, mengayomi, dan senantiasa support sang istri. Pak Broto piawai bermain musik kroncong. Sedankgan, bu Broto adalah seorang ibu visioner yang bisa membantu memimpin keluarga Broto.
Keluarga Broto memiliki 3 anak. Mbak Pur (Putri Marino) adalah anak pertama keluarga Broto yang jago memasak. Jeng Sri (Maudy Ayunda) merupakan anak kedua yang pandai bernyanyi.
Anak terakhir adalah Tarjo (Baskara Mahendra) memiliki watak yang bandel, membolos kuliah, dan memacari tamu losmen yang cantik.
Konflik keluarga yang terjadi dikeluarga Broto menampilkan konflik keluarga dimasa sekarang. Bu Broto sebagai wanita yang kaku mempertahankan nilai budaya dan dilema dengan situasi yang dihadapinya.
Bu Broto sangat teguh untuk tetap dapat menurunkan nilai-nilai budaya kepada anak-anaknya dengan era yang sudah banyak sekali perubahan.
Sumber masalah munculsaat salah satu tamu losmen yang meyukai Jeng Sri. Terjadi tragedi dari hubungan mereka yang kurang mengenakan. Perselisihan antara kakak-beradik pun semakin memanas.
Keluarga Broto berusaha menyikapi tragedi tersebut. Untuk menjaga kesetiaan tamu-tamu losmen. Karena, nilai-nilai budaya itulah yang membuat Losmen Bu Broto spesial.
Baca juga: Drama Jepang Tentang Sekolah yang Wajib kamu Tonton!
Yowis Ben 3
Yowis Ben 3 adalah film produksi Starvision. Disutradarai oleh Fajar Nugros dan Bayu Skak. Film komedi romantis ini bernuansa Jawa modern akan tayang pada 25 November 2021 mendatang.
Sekuel film Yowis Ben menghadirkan komedi yang sangat menghibur penonton seperti halnya pada film pertama dan keduanya.

Bayu (Bayu Skak) memiliki pacar bernama Asih (Anya Geraldine). Asih sebagai kekasih Bayu selalu mendukung Bayu untuk dapat meraih mimpinya.
Yowis Ben yang merupakan band besutan Bayu yang semakin populer. Namun situasi mulai menggelisahkan Bayu. Karena Nando (Brandon Salim) keyboardis Yowis Ben memutuskan untuk melanjutkan sekolah musik ke luar negeri.
Lalu Cak Jon (Arief Didu) memutuskan untuk meninggalkan Yowis Ben. Mbak Rini (Putri Ayudya) yang baru saja dilamar oleh Captain Arjuna (Denny Sumargo), merupakan pujaan hati Cak Jon. Kondisi ini memaksa Cak Jon untuk mengejar mbak Rini sang pujaan hatinya.
Situasi semakin rumit ketika Bayu diam-diam dekat dengan mantannya bernama Susan (Cut Meyriska). Hal tersebut diketahui sang kekasih.
Dibalik konflik yang terjadi, dibalut dengan adegan jenaka. Sehingga akan menyenangkan untuk mengikuti film ini.
Kadet 1947
Film Kadet 1947 merupakan film action peperangan. Rahabi Mandra dan Aldo Swastia yang menjadi sutradara. Film produksi Temata Studios ini akan tayang pada 25 November 2021.
Film Kadet 1947 mengangkat cerita tentang perjuangan melawan penjajahan Belanda paska kemerdekaan pada tahun 1947 di Yogyakarta. Pembawaan modern terasa namun masih dapat menggambarkan situasi peperangan kala itu.

Perjuangan yang belum selesai, mengangkat kisah 7 pemuda kadet. Pemuda itu adalah Mul (Kevin Julio), Adji (Marthino Lio), Sigit (Bisma Karisma), Har (Omara Esteghlal), Tardjo (Wafda Saifan), Kaput (Fajar Nugra) dan Dul (Chicco Kurniawan).
Mereka memperebutkan tempat untuk dapat menerbangkan pesawat tempur demi mempertahankan tanah Maguwo.
Kadet sendiri memiliki arti tentara pelajar. Para pemuda tersebut belum menjadi tentara sesungguhnya. Terlihat dari adanya adegan konflik dengan seniornya.
Tidak hanya senior, perwira Angkatan Udara pun memiliki keraguan dalam menugaskan kadet untuk misi perang. Namun, mereka 7 pemuda itu berambisi untuk menghabisi para penjajah melalui serangan udara.
Keterbatasan alat perang saat itu, menambah kesulitan para pemuda itu untuk dapat menaklukan penjajah. Kegelisahan keluarga pemuda menambah warna konflik yang terjadi.
Baca juga: Review Film Korea Miss and Mrs. Cops 2019
Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
Perjalanannya di festival film dunia, menobatkan film ini dengan penghargaan bergengsi. Yaitu Golden Leopard Locarno Film Festival 2021 di Amerika. Film ini akan tayang pada 2 Desember 2021.

Film ini mengisahkan seorang jagoan yang memiliki gangguan impotensi. Ia memiliki watak yang keras, tidak takut mati, mencari masalah, dan senang bertarung. Jagoan itu bernama Ajo Kawir (Marthino Lio).
Ajo jatuh cinta dengan lawan bertarungnya. Ia kalah bertarung oleh seorang wanita. Sosok perempuan tangguh itu bernama Iteung (Ladya Cheryl).
Perjalanan kisah asmara antara si “Jagoan” / Ajo dengan Iteung memberi warna yang berbeda dari film romantis pada umumnya. Perjuangannya mendapatkan Iteung dan berdamai dengan dirinya demi kehidupan bahagia bersama.
Backstage
Film Indonesia 2021 yang terakhir adalah Backstage. Akan tayang perdana pada 30 Desember 2021.
Backstage merupakan produksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment. Film drama musikal yang mengisahkan tentang hubungan kakak adik yaitu Elsa (Vanesha Prescilla) dan Sandra (Sissy Prescilla).
Film ini menggambarkan bahwa membangun karir di industri hiburan sangat membutuhkan perjuangan agar bisa menjadi terkenal.

Peran dan support dari Sandra sebagai kakak, sangat penting hingga bisa mencapai impiannya.
Kehebatan diatas panggung tentu tidak dapat berjalan tanpa dukungan dari belakang panggung. Hal tersebut yang menjadi konflik dari kisah kakak beradik ini
Konflik antara kakak beradik ini berawal saat memulai karir Elsa. Kemudian berkembang setelah Elsa mulai terkenal. Sandra melihat perilaku dan sikap Elsa berubah.
Distraksi dan problematika yang semakin rumit menyebabkan hubungan mereka tidak harmonis. Hal ini memberikan pembelajaran bahwa mempertahankan tidaklah mudah.
Namun selayaknya kakak yang selalu menyayangi adiknya. Sandra tetap berusaha terus mendampingi Elsa.
Dari 7 rekomendasi film Indonesia 2021 ini, mana yang paling ingin kalian tonton? Jangan terlewat jadwal tayangnya ya!

